PALEMBANG – Dua mahasiswa Magister Pengembangan Masyarakat Islam (PMI) Pascasarjana Universitas Islam Negeri (UIN) Siber Syekh Nurjati Cirebon, Rindi Antika dan Oktamijul Naina, sukses melaksanakan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) di TK Islam Inklusi Khaleefa Islamic Preschool, yang berlokasi di Kelurahan Suka Maju, Kecamatan Sako, Palembang.
Kegiatan yang digelar pada tanggal 8 Mei 2026 ini mengusung tema "Transformasi Komunikasi: Pemanfaatan Aplikasi Avaz AAC Sebagai Media Komunikasi Inklusif Bagi Anak Berkebutuhan Khusus". Selain sebagai wujud pengabdian, program ini merupakan bagian dari implementasi praktis tugas mata kuliah Komunikasi dan Advokasi Kebijakan Publik.
Acara berlangsung dengan penuh antusias dari para peserta. Melalui PKM ini, kedua mahasiswa mengenalkan teknologi asistif bernama Avaz AAC (Augmentative and Alternative Communication). Aplikasi berbasis Android dan iOS ini dirancang khusus untuk membantu anak berkebutuhan khusus (ABK) yang mengalami hambatan komunikasi verbal—seperti autisme, cerebral palsy, down syndrome, hingga speech delay—agar dapat berkomunikasi secara mandiri.
Dalam paparannya, Rindi dan Oktamijul menjelaskan bahwa Avaz AAC memanfaatkan sistem Picture Communication Symbols (PCS) dan teknologi text-to-speech yang dapat mengubah pilihan gambar atau simbol menjadi suara digital. Dengan ketersediaan lebih dari 40.000 simbol dan fitur personalisasi kosakata, aplikasi ini mempermudah anak mengekspresikan kebutuhan, emosi, dan gagasannya.
Implementasi ini diharapkan mampu mengubah pola komunikasi di Khaleefa Islamic School, dari yang semula berpusat pada kemampuan bicara menjadi lebih inklusif dan berpusat pada kebutuhan individu anak. Penggunaan media visual ini terbukti tidak hanya menjadi alat bantu komunikasi, melainkan juga menstimulasi kemampuan bahasa reseptif dan ekspresif anak.
Kegiatan akademis yang berdampak sosial ini mendapatkan apresiasi tinggi dari para dosen pengasuh mata kuliah Komunikasi dan Advokasi Kebijakan Publik, Dr. Sitti Faoziyah, M.Ag dan Dr. Arief Rachman, S.Sos., M.Si.
"Kami sangat bangga atas inisiatif dan kerja keras anak-anak didik kami, Rindi dan Oktamijul. Melalui PKM ini, kalian telah membuktikan bahwa advokasi kebijakan publik bukan sekadar teori di dalam kelas, melainkan langkah nyata turun ke lapangan untuk meruntuhkan dinding hambatan sosial melalui inovasi teknologi yang inklusif. Untuk Khaleefa Islamic School, kami berharap adopsi aplikasi Avaz AAC ini dapat terus dirawat secara berkelanjutan, sehingga sekolah ini bisa menjadi role model nasional dalam penyediaan layanan pendidikan anak usia dini yang ramah anak, aksesibel, dan menghargai keberagaman kemampuan."
Keberhasilan program pengabdian ini tidak terlepas dari sinergi dan keterbukaan yang luar biasa dari pihak mitra sekolah. Di akhir acara, tim PKM menyampaikan rasa hormat dan terima kasih yang mendalam.
"Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Pimpinan Khaleefa Islamic School beserta jajaran manajemen yang telah menyambut kami dengan tangan terbuka dan memberikan ruang bagi inovasi ini demi kemajuan pendidikan inklusif. Apresiasi tertinggi juga kami sampaikan kepada segenap audiens—para guru yang hebat, terapis, serta orang tua peserta didik—yang mengikuti seluruh rangkaian kegiatan ini dengan penuh semangat. Kolaborasi dan konsistensi Anda sekalian di rumah dan di sekolah adalah kunci utama agar anak-anak kita dapat berkembang dan mencapai potensi terbaiknya."
Melalui kontribusi nyata ini, implementasi Avaz AAC di Khaleefa Islamic School diharapkan mampu memperkuat pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) tujuan ke-4 mengenai Pendidikan Berkualitas yang inklusif, efektif, dan berkeadilan bagi seluruh anak tanpa terkecuali.